Mendeteksi Kebohongan Anak

Ketika berbicara, tatap mata anak dan lakukan pembicaraan hanya 4 mata saja, tidak usah membicarakan masalah ini di depan anggota keluarga yang lain. Ayah perlu tahu, tapi tidak harus memojokkan anak untuk mengakui perbuatannya sebab anak semakin tidak mau mengakui kesalahannya. Nyatakan bahwa Ibu merasa sedih, marah, kecewa.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Kalau memang benar si sulung mengambil uang temannya, maka Ibu perlu mengkaji ulang tentang pemberian uang saku. Apakah selama ini si sulung sering membicarakan tentang jajanan yang ada di sekolah, keinginannya untuk jajan, dan seterusnya. Sudah selayaknya ia diberikan uang saku per minggu dan anak diajarkan untuk merencanakan penggunaan uangnya. Sekian persen untuk jajan, sekian persen untuk ditabung, atau untuk keperluan lain.

Kampanye Bahaya Paparan Asap Rokok

World Lung Foundation (WLF) beberapa waktu lalu menyampaikan selamat kepada pemerintah Indonesia atas kampanye nasio nal pengendalian tembakau terbaru yang menunjukkan bahaya paparan asap rokok terhadap perokok pasif. Kampanye de ngan judul “Berhentilah Merokok, Asapmu Membunuh Orang-Orang di Sekitarmu” yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan, dirancang untuk meningkatkan kepedulian atas bahaya paparan asap rokok bagi perokok dan non-perokok.

Selain itu juga menganjurkan non-perokok untuk menghindari paparan asap rokok serta mengimbau perokok untuk berhenti merokok. Kampanye ini menampilkan dua iklan layanan masyarakat. Yang pertama testimoni dari seorang korban, Ike, ibu dua anak dari Surabaya yang didiagnosis menderita kanker tenggorokan. Ia bukan perokok, namun para dokter me ngatakan, kanker yang diidapnya disebabkan oleh paparan asap rokok di tempat kerjanya. Akibat kanker tersebut dan operasi yang harus dilalui, ada bekas luka permanen di lehernya.

Ike pun harus kehilangan suaranya karena itu. Iklan kedua menampilkan dr Kartono Mohammad yang memberikan komentar tentang bukti-bukti bahaya paparan asap rokok pada kesehatan José Luis Castro, Presiden dan CEO World Lung Foundation mengatakan, “Lebih dari 53,7 juta anak dan dewasa di Indonesia adalah perokok. Bila dikombinasi dengan kurangnya hukum komprehensif tentang ruang bebas asap rokok, berarti puluhan juta orang dewasa dan anak-anak terpapar asap rokok yang berbahaya tiap tahunnya.”

Dengan perantaraan media massa dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya paparan asap rokok, Kementerian Kesehatan berharap dapat menyadarkan perokok untuk berhenti merokok demi melindungi kesehatan mereka dan kesehatan orangorang di sekitar mereka, serta menolong non-perokok untuk menghindari paparan asap rokok. “Kami sangat bangga Ibu Ike membagikan cerita tentang penyakitnya. Kami juga mengucapkan selamat kepada pemerintah RI atas kesediaannya menjadi rekanan kami untuk menyampaikan inisiatif penting ini,” tambah Castro.

Sumber : pascal-edu.com

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *