DPR Abaikan Rekomendasi DPD

Dewan Perwakilan Rakyat tetap memanggil 24 calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan mulai Senin hingga Rabu pekan ini. Ke-24 nama yang lolos seleksi administrasi itu dipanggil sekalipun Dewan Perwakilan Daerah hanya merekomendasikan delapan nama untuk dipilih menggantikan Bahrullah Akbar, yang masa jabatannya berakhir bulan depan. Wakil Ketua Komisi Keuangan DPR Soepriyatno mengatakan rapat pleno Komisi Keuangan memutuskan tetap memanggil semua kandidat meskipun Dewan Perwakilan Daerah telah memilih delapan nama. ”Ini kemauan anggota, biar samasama tahu.

Kalau hanya delapan, anggota bisa protes,” katanya saat dihubungi Tempo pada Rabu pekan lalu. Pada akhir Agustus lalu, Dewan Perwakilan Daerah menggelar uji kelayakan terhadap semua calon. Pasal 14 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 menyebutkan anggota BPK dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan oleh presiden. Lewat paripurna, DPD menyerahkan delapan nama rekomendasi kepada pimpinan DPR berdasarkan peringkat. Wakil Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Ajiep Padindang menyatakan akan memprotes DPR apabila mengabaikan pandangan DPD. Sebab, delapan nama tersebut dianggap memenuhi syarat kompetensi, integritas, pendidikan, dan pengalaman untuk menjabat anggota BPK.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *